Neneng Wardah : Apabila Warga yang Belum Mendapatkan Bantuan, Akan Saya Usahakan

Majalengka || Corongkita.com – Di awal tahun 2024, ternyata masih terlihat potret miris kehidupan warga, salah satunya menimpa Salbilah yang beralamat di Blok Minggu RT 02 RW 01 Desa Wanajaya Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka Jawa Barat

Salbiah yang merupakan seorang janda mengaku tak berdaya menghadapi kejamnya kehidupan ini, bersama dengan anaknya menempati sebuah rumah yang hampir roboh.

Perempuan tersebut tidak memiliki pekerjaan dan sehari-hari dia bekerja mengandalkan tetangga yang meminta bantuan jasa tenaganya untuk menghidupi dia dan anaknya. Potret kehidupan yang memprihatinkan ini sepertinya belum tersentuh oleh pemerintah.

Salbiah mengungkapkan bahwa dirinya sangan membutuhkan tempat tinggal yang layak dan cara untuk memdapatkan penghasilan untuk melanjutkan hidupnya. Namun ia merasa kebingungan harus meminta pertolongan kepada siapa agar bisa dibantu seperti warga miskin lainnya.

“Saya pasrah saja, mau bagaimana lagi saya hanya berharap semoga ada yang membantu saya”. Ucapnya

Menurutnya, rumah yang ditempatinya itu sudah cukup lama rusak. Atap, tembok, pintu jendela kayu sudah rapuh sekali.

“Kalau musim hujan seperti saat ini, saya bersama anak sangat was was sekali, apalagi disaat hujan ditengah malam hari, gentingnya bocor dan plafon sudah rusak dan hampir mau ambuk dan tidak layak dihuni lagi. Kami berharap kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten agar dapat membantu memperbaiki rumah yang kami tempati ini”. Harap Salbiah.

Sementara itu, Kepala Desa Wanajaya, Neneng Wardah, saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon via whatsApp, mengatakan bahwa terkait Salbiah yang mengharapkan bantuan perbaikan rumahnya, pihaknya akan segera mengambil langkah. Rabu (03/01/2024)

“Kami akan croscek ke sana, biar diketahui oleh pihak RT RW dan Kadus setempat, oleh karena itu kami dari pihak pemerintah desa, terimakasih atas informasinya dan kepeduliannya”. Ucapnya

Masih kata Kades Wanajaya, “insyaallah kalau saya akan sangat peduli sama warga, saya dari pagi hingga sore ada di desa, dan saya tidak akan pandang bulu siapapun yang belum dapat bantuan akan saya usahakan buat dapat bantuan dan saya menyuruh semua warga datang ke desa”. Ungkapnya

“Itu udah saya ajukan ke Baznas, tapi belum ada ke lanjutannya nanti saya tanyakan dulu. Barusan udah saya tanyakan ke Baznaz, katanya ditunda dulu setelah pemilu”. Pungkas Neneng Wardah

(igun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *