Lampung || Corongkita.com – Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh saat bertandang ke markas Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League pekan ke-30. Bermain di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Kamis (30/4) malam, skuad asuhan Bojan Hodak tampil solid dan keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 4-2.
Kemenangan ini terasa spesial, bukan hanya karena diraih di kandang lawan, tetapi juga lewat proses yang penuh tekanan dan respons mental yang kuat.
Dalam pertandingan tersebut, Persib sempat berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol lebih dulu. Namun, mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan secara dramatis. Gol-gol kemenangan Persib masing-masing dicetak oleh Federico Barba, Berguinho, Beckham Putra, dan Adam Alis.
Kebangkitan ini sekaligus menegaskan karakter permainan Persib yang tetap tenang meski berada di bawah tekanan, serta kemampuan mereka dalam memanfaatkan momentum untuk mengunci kemenangan penting di fase krusial kompetisi.
Babak Pertama
Mengincar kemenangan demi merebut kembali posisi puncak dari Borneo FC, Persib Bandung langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Intensitas serangan dibangun dari lini tengah dengan tempo cepat, mencoba menekan pertahanan Bhayangkara FC yang tampak bermain lebih sabar menunggu celah
Namun alih-alih membuka keunggulan, Persib justru dikejutkan lebih dulu pada menit ke-5. Berawal dari kelengahan koordinasi lini belakang, Henry Doumbia berhasil mencuri bola dan dengan tenang menaklukkan penjaga gawang. Gol cepat ini langsung mengubah ritme pertandingan, memaksa Persib bermain lebih terbuka.
Tekanan Persib yang terlalu tinggi hampir kembali berbuah petaka. Pada menit ke-8, Doumbia nyaris menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat. Situasi sempat membuat gawang Persib terbuka, namun Marc Klok melakukan penyelamatan krusial dengan menghalau bola tepat sebelum melewati garis gawang.
Setelah momen tersebut, Bhayangkara mulai menemukan kepercayaan diri. Mereka bermain lebih cair, memanfaatkan ruang di antara lini Persib yang mulai renggang. Hasilnya terlihat pada menit ke-25 ketika Moussa Sidibe berhasil menggandakan keunggulan. Serangan dibangun rapi dari sisi sayap sebelum diselesaikan dengan efektif, membuat Persib tertinggal dua gol.
Tertinggal, Persib mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga pertengahan babak pertama, upaya mereka kerap mentok di sepertiga akhir. Peluang berbahaya pertama baru hadir pada menit ke-32 lewat sepakan Thom Haye dari luar kotak penalti, tetapi Aqil Savik tampil sigap dengan menepis bola.
Dominasi Bhayangkara di lini belakang terus berlanjut, dengan Aqil kembali menjadi sosok penting. Pada menit ke-39, ia melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan untuk menggagalkan peluang emas dari Andrew Jung yang sudah berada dalam posisi ideal.
Menjelang turun minum, Persib akhirnya menemukan momentum. Pada menit ke-45, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Federico Barba. Bek asal Italia itu naik membantu serangan dan menyambut umpan silang Adam Alis dengan sundulan terarah yang tak mampu dijangkau Aqil. Gol ini menutup babak pertama dengan skor 2-1, sekaligus menjaga asa Persib untuk bangkit di paruh kedua.
Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Persib Bandung langsung meningkatkan tempo permainan. Mereka tampil lebih berani menekan sejak menit awal demi mengejar ketertinggalan. Perubahan pun dilakukan cepat dari sisi taktik, dengan masuknya Layvin Kurzawa menggantikan Robi Darwis.
Dampaknya terasa instan. Baru tiga menit berada di lapangan, Kurzawa langsung menunjukkan kualitasnya. Ia melepaskan umpan silang terukur yang mengarah ke jantung pertahanan Bhayangkara FC, dan berhasil disambut sundulan tajam Berguinho. Bola meluncur mulus ke gawang tanpa mampu dihalau Aqil Savik. Skor pun berubah menjadi 2-2, sekaligus membakar semangat Persib untuk terus menekan.
Setelah gol penyeimbang, Persib semakin dominan dalam penguasaan bola. Serangan demi serangan dibangun dengan variasi, baik melalui kombinasi pendek maupun eksploitasi sisi lapangan. Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil pada menit ke-59. Beckham Putra mencetak gol indah lewat sepakan melengkung ke tiang jauh. Bola yang dilepaskan dari luar kotak penalti itu meluncur presisi dan tak mampu dijangkau Aqil, membuat Persib berbalik unggul 2-3.
Dalam posisi tertinggal, Bhayangkara mencoba merespons dengan menaikkan garis permainan. Namun upaya mereka kerap terputus di lini tengah, sementara Persib tetap disiplin menjaga shape dan siap melancarkan serangan balik cepat.
Menjelang akhir pertandingan, Persib memastikan kemenangan mereka. Pada menit ke-88, Adam Alis mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti. Penyelesaian tenangnya mengubah skor menjadi 2-4 dan praktis meredam perlawanan tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kemenangan ini memastikan Persib kembali mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen, sekaligus menegaskan mental bangkit mereka setelah sempat tertinggal di babak pertama.
(Sumber : Simamaung.com)












