Jakarta || Corongkita.com – Kabar menggembirakan datang dari kontingen Indonesia yang tengah berlaga di ajang Asian Beach Games Sanya 2026. Cabang olahraga panjat tebing berhasil menyumbang satu medali emas dan dua perak di panggung internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur dan memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi para atlet.
“Alhamdulillah, kabar menggembirakan diberikan oleh kontingen Indonesia. Hari ini kita panen medali dari cabang sport climbing. Saya ucapkan selamat kepada Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Kasih yang berhasil mempersembahkan emas di nomor speed women’s relay dan membuat lagu Indonesia Raya berkumandang,” ujar Menpora Erick, Rabu (29/4).
Tak hanya emas, panjat tebing juga menyumbangkan medali perak melalui Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi di nomor men’s relay. Bagi Antasyafi, ini merupakan medali perak kedua yang dia dapat, setelah sebelumnya juga berhasil saat bertarung di nomor men’s speed individual
Menpora Erick menilai, prestasi tersebut tidak lepas dari dukungan penuh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan semangat kepada para atlet yang berlaga. Capaian ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia di olahraga panjat tebing.
“Prestasi ini berkat doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat kepada para atlet kita. Perjuangan mereka luar biasa,” kata Menpora Erick.
Lebih lanjut, Menpora Erick berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Dia mengingatkan bahwa masih ada tantangan besar yang menanti, yakni ajang Asian Games yang membutuhkan persiapan lebih matang.
“Saya berpesan kepada para atlet untuk tetap fokus, menjaga semangat, dan terus berlatih keras. Masih ada tugas besar di depan, yaitu Asian Games. Kita harus menunjukkan kemampuan terbaik, bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga mengangkat martabat bangsa di panggung olahraga dunia,. Tunjukkanlah bahwa bangsa kita adalah bangsa yang tangguh,” pungkasnya.
(Sumber : kemenpora.go.id)












