Suka Makmue || Corongkita.com – Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, secara resmi melepas keberangkatan 170 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Nagan Raya yang tergabung dalam Kloter 9 dan Kloter 14.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan tradisi peusijuek sebagai bentuk doa dan harapan keselamatan bagi para jemaah.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya juga menyerahkan uang saku dan seragam secara simbolis kepada jemaah calon haji.
Bupati TR Keumangan mengatakan ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental karena mempertemukan umat Islam dari berbagai negara dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda.
“Haji merupakan ibadah yang menuntut kesiapan fisik dan mental. Karena itu, diperlukan persiapan yang matang, bekal yang cukup, serta pengetahuan yang memadai,” ujar TR Keumangan di Masjid Agung Baitul A’la atau Masjid Giok, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, pada Senin (11/5/2026).
Ia menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan para calon haji yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Menurut dia, para jemaah telah memperoleh pembekalan melalui kegiatan manasik haji yang dilaksanakan penyelenggara haji, baik dalam bentuk teori maupun praktik.
“Melalui pembekalan tersebut, jemaah memperoleh pemahaman yang jelas dan benar mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji. Jemaah juga telah dibekali pengetahuan tentang kesehatan agar mampu menjaga kondisi tubuh selama berada di Tanah Suci,” katanya.
TR Keumangan juga mendoakan seluruh jemaah calon haji asal Nagan Raya diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke daerah asal.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, kami mendoakan agar jemaah calon haji dapat melaksanakan seluruh rukun haji dengan lancar tanpa kendala apa pun sehingga menjadi haji yang mabrur,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Nagan Raya, Zulfika, melaporkan jumlah jemaah calon haji tahun 2026 mencapai 170 orang yang terbagi dalam Kloter 9 dan Kloter 14.
Rinciannya terdiri atas Kecamatan Beutong 25 orang, Seunagan Timur 21 orang, Seunagan 60 orang, Suka Makmue 11 orang, Kuala 12 orang, Kuala Pesisir 16 orang, Tadu Raya 9 orang, Tripa Makmur 1 orang, Darul Makmur 14 orang, serta satu jemaah mutasi dari Kabupaten Aceh Barat.
Menurut Zulfika, sebanyak 166 jemaah yang tergabung dalam Kloter 9 dijadwalkan berangkat menuju Banda Aceh pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 09.00 WIB.
“Setibanya di Banda Aceh, jemaah langsung menuju Asrama Haji pada pukul 17.40 WIB. Selanjutnya pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 17.40 WIB, jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Sultan Iskandar Muda,” ujarnya.
Adapun empat jemaah yang tergabung dalam Kloter 14 dijadwalkan berangkat menuju Banda Aceh pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 14.00 WIB.
“Pada keesokan harinya jemaah masuk ke Asrama Haji pukul 06.00 WIB. Selanjutnya pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 05.55 WIB, jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Sultan Iskandar Muda,” kata Zulfika.
Dari total 170 jemaah calon haji tersebut, sebanyak 66 orang merupakan laki-laki dan 104 orang perempuan. Jemaah termuda tercatat atas nama Rifqi Hafid berusia 27 tahun dan Anggi Jayana berusia 24 tahun. Sementara jemaah tertua adalah Abdul Hamid Nyakna dan Syarifah Nurjasmi yang masing-masing berusia 89 tahun.
(Sumber : infopublik.id)












