Majalengka || Corongkita.com – Setiap desa yang ada di Kabupaten Majalengka, sekarang telah menerima bantuan Dana Desa tahap 2 tahun 2024 dari pemerintah pusat dengan nilai anggaran yang berbeda. Salah satunya Desa Babakan Anyar Kecamatan Kadipaten.
Pemerintah Desa Babakan Anyar telah mengalokasi Dana Desa Tahap 2 tahun 2024, untuk pekerjaan pembangunan saluran irigasi yang berada di Blok Gudang Gula. Akan tetapi pekerjaan tersebut kini disoroti oleh warga serta saksi ahli dibidangnya yang ada di Kabupaten Majalengka.
Mereka menduga dalam pekerjaan tersebut sangat signifikan kelebihan anggarannya. Rabu (18/9)
“Proyek tersebut itu dibiayai dari Dana Desa tahap dua tahun anggaran 2024, dan kami berharap agar disesuaikan dengan RAB, agar pekerjaan bisa maksimal”. Cetus AY saksi ahli
Masih menurut saksi ahli, “bila mengacu kepada Standar Belanja Daerah (SBD) Majalengka, proyek tesebut sangat signifikan kelebihan anggaran nya,,Karena konsultan sendiri membuat SBD itu sudah di up semuanya, dan di konsultasikan kepada pihak UPTD PUTR mereka mengatakan yang kami perifikasi adalah harga satuan, Karena kami tidak dilibatkan dalam pengerjaan proyek tersebut”. Ujarnya
Dengan adanya informasi yang dihimpun, awak media langsung memantau lokasi tempat kegiatan dan terpantau adanya papan informasi yang terpasang dilokasi pekerjaan. Dengan nama kegiatan program Dana Desa tahap 2 tahun anggaran 2024. Bidang : pemberdayaan masyarakat. Kegiatan : pembangunan saluran irigasi. Lokasi : Blok.Gudang Gula. Volume : panjang 100 meter TPT satu sisi. Jumlah dana : Rp. 192.286.000 . Sumber dana : APBN/ Dana Desa.
Awak media kemudian menyambangi kantor Desa Babakan Anyar, diterima oleh salah satu aparatur Desa Babakan anyar. Kamis (19/9)
“Pa kuwu nya lagi keluar, katanya sedang di rumah sakit, untuk pekerjaan saluran irigasi di Blok Gudang Gula, ketua TPK nya pa Oos, bagian teknisnya oleh Ambang Ara”. Ucapnya
Untuk melengkapi pemberitaan, kemudian awak media lakukan konfirmasi kepada Budi selaku Kepala Desa Babakan Anyar, Melalui sambungan telpon via whatsApp. Jumat (20/9)
Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Desa Babakan Anyar tidak menjawab konfirmasi dari awak media.
Kita akan tunggu desa tersebut LHPnya sejauh mana penilaian inspektorat itu diakhir tahun. Kita tunggu laporannya
(igun)












