Indonesia dan Belanda Berbagi Praktik Baik Pelindungan Anak di Ruang Digital
Jenewa || Corongkita.com – Di sela-sela agenda Global Dialogue on AI Governance 2026, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi Digital dan Kedaulatan Belanda, Willemijn Aerdts. Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai kebijakan perlindungan anak di ruang digital, khususnya pengaturan platform digital dan tata kelola kecerdasan buatan (AI).
Pada kesempatan itu, pihak Indonesia memaparkan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Dijelaskan kepada delegasi Belanda, PP Tunas itu mengadopsi pendekatan berbasis risiko (risk-based approach), mendorong platform untuk menurunkan tingkat risikonya melalui perbaikan desain layanan, verifikasi usia, serta penghapusan fitur yang bersifat adiktif, dengan tetap menerapkan prinsip netralitas teknologi dalam metode verifikasi usia.
Willemijn Aerdts menyampaikan apresiasi atas pengalaman Indonesia dan ketertarikannya untuk mempelajari implementasi kebijakan tersebut sebagai referensi dalam pengembangan regulasi di tingkat Uni Eropa, termasuk penilaian dampak terhadap hak anak pada berbagai jenis platform digital.
Untuk itu, pihak Indonesia dan Belanda sepakat untuk memperkuat kerja sama dan berbagi praktik terbaik melalui Coalition for Children’s Rights and Protection in the Age of AI guna mendukung terciptanya ekosistem digital yang lebih aman dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Kegiatan Menkomdigi itu merupakan bagian dari agenda Global Dialoge on Artificial Intelligence Governance, 6-7 Juni 2026. Forum global yang pertama kali digelar oleh PBB tersebut dihadiri oleh 108 perwakilan negara, termasuk 10 kepala pemerintahan atau yang mewakili dan para Menteri Komunikasi dan Teknologi dari berbagai negara besar termasuk Indonesia.
Peserta lainnya antara lain perwakilan dari Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Jerman, Italia, Arab Saudi, Uni Eropa, hingga negara-negara Asia seperti Singapura, Jepang, dan Thailand. Kegiatan ini dibuka oleh Sekjen PBB Antonio Guterres.
(Sumber : infopublik.id)
Rekomendasi untuk kamu

Jakarta || Corongkita.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, mendampingi Presiden Prabowo…

Jakarta || Corongkita.com – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar…

Surabaya || Corongkita.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro terus mengintensifkan penyaluran bantuan air…

Jakarta ||Corongkita.com – Indonesia mendorong terbentuknya tata kelola kecerdasan artifisial (AI) global yang inklusif, berpusat pada…

Jakarta || Corongkita.com – Peringatan 50 Tahun Satelit Indonesia menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan lima…







