Wonosobo || Corongkita.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) dalam rangkaian Car Free Day (CFD) untuk pertama kalinya di Wonosobo, Minggu (5/7). Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Wonosobo hingga kawasan depan Kantor DPRD Kabupaten Wonosobo ini menjadi upaya mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berolahraga melalui pemanfaatan ruang publik.
Sejak pagi, ribuan masyarakat memadati kawasan CFD untuk mengikuti berbagai aktivitas fisik, mulai dari jogging, senam bersama, hingga bersepeda santai. Selain itu, kegiatan juga melibatkan 14 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di bawah KORMI Kabupaten Wonosobo yang menampilkan beragam olahraga masyarakat serta diikuti 68 pelaku UMKM lokal.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, jumlah partisipasi masyarakat mencapai 10.584 orang melalui metode penghitungan menggunakan clicker. Sementara itu, sebanyak 918 peserta melakukan registrasi melalui aplikasi GEMAR.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua Tim dari Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora, Een Ermawati, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.Si., Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo Drs. Musofa, M.Pd., serta Ketua KORMI Kabupaten Wonosobo Purwono Subagyo.
Mewakili Bupati Wonosobo, Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora atas penyelenggaraan GEMAR di Kabupaten Wonosobo.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga atas perhatian dan dukungannya melalui Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR). Dukungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Wonosobo melalui budaya hidup sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, ruang publik seperti Car Free Day memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat masyarakat.
“Ketika ruang publik dimanfaatkan dengan baik, lahirlah kebiasaan hidup sehat yang memperkuat kualitas masyarakat, lingkungan, dan kehidupan sosial. Keberhasilan Car Free Day bukan diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari konsistensi menjadikannya sebagai bagian dari budaya masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora, Een Ermawati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Harapannya, olahraga dapat menjadi budaya sehingga masyarakat tetap sehat dan terus bergerak,” ujar Een.
Menurutnya, pemanfaatan ruang terbuka publik melalui Car Free Day merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan angka partisipasi olahraga masyarakat yang hingga saat ini masih menjadi perhatian di berbagai daerah.
Selain menjadi ruang aktivitas fisik, Car Free Day juga berperan sebagai sarana mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), menekan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial, rekreasi, serta memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Melalui penyelenggaraan GEMAR di berbagai daerah, Kemenpora terus mendorong hadirnya ruang-ruang publik yang aktif dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga secara rutin. Harapannya, kebiasaan hidup aktif tidak hanya tumbuh saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari.
(Sumber : kemenpora.go.id)












