Alokasikan DD 2024, Pemdes Cijurey Bangun JUT di Blok Sawah Kidul

Majalengka || Corongkita.com – Melalui Dana Desa tahun 2024 lewat program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), Pemerintah Desa Cijurey Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka, alokasikan untuk pembangunan Jalan Usata Tani yang berlokasi di Blok Sawah Kidul.

JUT atau Jalan Usaha Tani merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dengan menggunakan dana desa melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). PKTD adalah kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh desa dengan menggunakan tenaga kerja masyarakat setempat dan dibayarkan secara tunai.

Menurut salah satu warga yang tinggal di Blok Kebon Kopi, mengatakan, masyarakat sangat bersyukur dengan adanya jalan baru.

“Allhamdulillah setelah dibangunnya jalan baru sama Pemerintah Desa Cijurey, kita sebagai petani buah mangga bisa lebih cepat dalam mengangkut hasil panen serta mempermudah sarana transportasi”. Ujarnya

Yusuf Faisal Ghifar S.pd selaku Kepala Desa Cijurey menyampaikan, dengan kekompakan warga dan sinergitas pemerintah desa, pembangunannya bisa terlaksana dan berjalan lancar. Senin (28/10)

“Pembangunan JUT Sawah Kidul merupakan keinginan warga yang ingin mendapatkan akses yang lebih dekat untuk bisa sampai ke lahan terutama ke wilayah pasir pogor, sehingga tidak perlu jauh keliling dulu ke areal bengkok, karena keinginan warga maka warga tidak segan menyumbangkan sebagian tanah untuk dijadikan jalan. Selain itu adapula yang menyumbang material sirtu dan sedikit ditambah dengan PADes. Sedangkan untuk pengerjaan warga bergotong royong melalui kegiatan PKT (Padat Karya Tunai) Desa”. Ucapnya

Masih dalam penyampaiannya, “alhamdulillah dengan kekompakan warga dan sinergitas dengan pemerintahan Desa pembangunan nya bisa terlaksana dan berjalan lancar. Sekarang setelah terwujud alhamdulillah warga bisa menikmati akses JUT tersebut”. Kata kades Cijurey

“Untuk kedepan kami tinggal merencanakan untuk akses jembatan penghubungnya saja dikarenakan untuk ke JUT tersebut harus melalui sungai kecil, tapi meskipun begitu warga saat ini masih bisa lewat karena adanya jembatan darurat”. Ungkap Yusuf Faisal Ghifar S.pd

(igun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *