News  

Saat Dikonfirmasi Diduga Adanya Pungli di SMAN 1 Kasokandel, Kepsek Marah-Marah Terhadap Wartawan.

Majalengka || Corongkita.com – Sungguh tidak pantas apa yang dilakukan atau dilontarkan Kepala Sekolah SMAN 1 Kasokandel terhadap beberapa awak media. Dengan nada tinggi atau marah-marah, saat di konfirmasi perihal diduga adanya pungutan liar. Senin (25/11)

Menurut informasi yang dihimpun awak media, adanya pungli di SMAN 1 Kasokandel dalam acara peringatan Hari Guru Nasional.

“Setiap siswa mulai kelas 10 hingga kelas 12 dipinta 20 ribu rupiah untuk acara peringatan Hari Guru Nasional, juga ada yang memberi kado. Saat ekonomi sekarang lagi sulit pa, bagi kami itu sangat memberatkan”. Beber salah satu orang tua siswa yang enggan di sebutkan namanya.

Dengan adanya informasi tersebut, kemudian beberapa awak media menyambangi SMAN 1 Kasokandel untuk lakukan konfirmasi, diterima oleh Nunung selaku staf humas didampingi Iwan staff kesiswaan. Senin (25/11/2024)

“Itu semua tidak benar, yang benar adalah inisiatif siswa memberi suport kepada guru di hari jadi guru nasional, dan perihal keuangan setahu saya tidak sama dan tidak memaksa ke setiap siswa”. Ucap Nunung

Selang beberpa menit saat awak media melakukan konfirmasi, datang Yani selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Kasokandel.

Dengan nada bicara marah-marah sambil berdiri, kepsek Yani menyampaikan, “itu mah kadeudeuh siswa kepada guru, tidak ada kewajiban. Saya tidak korupsi, saya di gajih sama pemerintah. Bapak kasihan tidak ke sekolah SMAN 1 Kasokandel, kalau bapak tidak kasihan terus sajah menuding dan menuding ke pihak sekolah”. Ujar Kepsek

(igun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *