Majalengka || Corongkita.com – Kampung Moderasi Beragama (KMB) adalah program Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) untuk memperkuat sikap beragama yang moderat dan menciptakan kerukunan antar umat beragama. Program ini bertujuan agar masyarakat bisa hidup rukun, adil, dan damai dengan saling menghargai dan toleran terhadap perbedaan keyakinan, suku, dan budaya.
Salah satu rintisan Kampung Moderasi Beragama, MAN 1 Majalengka melakukan kunjungan ke Desa Gandasari Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Selasa (19/11/2024)
Acara tersebut dihadiri oleh, H.Sofyan Kasi Bimas Kemenag, Kepala KUA Kecamatan Kasokandel, Penyuluh keagaman dari KUA, Kepala Sekolah bersama Guru serta 66 siswa siswi MAN 1 Majalengaka serta aparatur Desa Gandasari.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Gandasari Tatang Wiharna menyampaikan, terbentuknya kampung moderasi karena adanya kehidupan masyarakat yang majemuk yang saling menghargai dan menghormati perbedaan satu sama lain.
“Kampung moderasi program Kemenag yang sudah dua tahun berjalan. Acara program tersebut bertujuan untuk manjaga kerukunan beragama bertolersansi, karena Desa Gandasari dari dua ribu sekian hak pilih, 20 persen non muslim. Dari keragaman beragama, kerukunan beragama, berbagai ras mau Katolik, kristen Protestan, Islam, ada semua di Desa Gandasari dari saya sejak kecil berbaur. Ketika hari raya idul fitri atau lebaran dan Natalin saling berkunjung. Selain itu di Gandasari ada beberapa suku, ada Ambon, Chines, Batak, Makassar. Angaran untuk kegiatan ini dari Kemenag, Pemerintah Desa Gandasari mensuport dan menyediakan tempat untuk bersosialisasi dengan masyrakat”. Ucapnya
Masih kata Kades Gandasari, “saya mewakili Pemerintah Desa Gandasari mengucapakan terima kasih atas kunjungannya, ini merupakan kunjungan MAN 1 Majalengka bagian dari kurikulum mereka” Ungkapnya
(Abi.Y/igun)












