Bekasi || Corongkita.com – Dahaga gol David da Silva akhirnya terhenti usai satu kreasinya ke gawang Persija membawa tim terhendar dari kekalahan. Terakhir dia mencetak gol pada pekan ke-2. Butuh waktu hingga pekan ke-11 bagi mesin gol 33 tahun ini untuk mencatatkan namanya di papan skor.
“Saya sangat senang karena ini target yang saya simpan dalam pikiran. Kepercayaan diri saya juga setiap saat selalu tinggi, jadi ini adalah pekerjaan saya dan saya harus melakukannya sebaik mungkin musim ini. Mengenai tekanan, itu bukan hanya dirasakan saya tapi semuanya,” ujarnya dalam jumpa pers usai laga.
Dikatakan oleh David da Silva bahwa selama berkarir di Indonesia, dia jarang merasakan puasa gol lama. Karena sejak membela Persebaya dan kini jadi bagian dari skuat Persib, dia sering rutin mencetak gol. Perasaan senang tentu tidak bisa disembunyikan ketika dia bisa membobol gawang Andritany Ardhiyasa.
“Selama lima tahun saya berada di sini, saya tak ingat kapan saya melewatkan enam pertandingan tanpa mencetak gol. Jadi saya jarang melalui banyak laga tanpa gol, tentu ketika saya bisa menghentikannya maka semuanya menantikan momen ini,” kata pemain asal Brasil ini.
Dia tidak memungkiri bahwa ada tekanan ketika kemarau gol melanda. Namun penantian untuk mencetak gol bisa disudahi dan membantu tim menghindari kekalahan dari Persija. Karena itu, dia merayakan gol dengan terlihat emosional hingga membuka baju meski harus diganjar kartu kuning.
“Saya tahu tekanannya dan tentu saja saya senang bisa membantu tim untuk mendapatkan hasil imbang ini. Jadi saya nampak emosional karena pada akhirnya semua yang menyaksikan laga ini, yang merasakan tekanan dari laga ini bisa merasa senang. Bukan hanya saya yang merayakan tapi Bobotoh juga merayakan, ini juga untuk mereka,” tukasnya.
(Sumber : simamaung.com)












