Majalengka || Corongkita.com – Musdes Penyusunan RKPDes adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan desa pada setiap pertengahan tahun anggaran dan paling lambat pada bulan September tahun berjalan. Kegiatan ini merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) selama 1 (satu tahun)
Pemerintah Desa Bantarujeug Kecamatan Bantarujeug Kabupaten Majalengka Jawa Barat, mengadakan acara musyawarah desa, pembahasan RKPDesa tahun anggaran 2024. Bertempat di balai Desa Bantarujeug. Kamis (29/09/2023)
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Bantarujeug, Hj. Nunung Nurlaela, Kapolsek Bantarujeug, Iptu Yayan Sopiana, Danramil Bantarujeug Kapten Inf. Dedem Suparman, Kepala Desa Bantarujeug, H. Agus Bahagia S.H beserta aparatur desa, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Tokoh Pemuda, serta masyarakat Desa Bantarujeug.
Kepala Desa Bantarujeug, H. Agus Bahagia S.H menyampaikan dalam sambutannya, musyawarah desa pembahasan dan pengesahan RKPDesa merupakan penjabaran dari RPJMDesa untuk periode 6 tahun. RKPDesa menjadi dasar penyusunan dan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang akan diusulkan Pemerintah Desa kepada Kabupaten melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Kamis (29/09)
“Musdes Penyusunan RKPDesa ini dilakukan untuk merancang kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2024, selanjutnya dipaparkan RKPDes Tahun Anggaran 2024. Peserta Musdes bersama-sama mencermati apa-apa saja yang ada didalam RKPDesa, dan dilakukan tanggapan yang berkaitan usulan-usulan yang belum tercantum atau terealisasi tahun ini akan diajukan kembali dari semua peserta Musdes”. Pungkasnya
Masih kata Kades Bantarujeug, “selanjutnya seluruh peserta Musdes menyepakati beberapa hal yang menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa, dan dilakukan tanggapan yang berkaitan usulan-usulan yang belum tercantum/terealisasi tahun ini akan diajukan kembali dari semua peserta Musdes. Selanjutnya seluruh peserta Musdes menyepakati beberapa hal yang menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa tentang Perencanaan Desa”.Ungkap H. Agus
(igun)












