Makassar || Corongkita.com – Riwayat buruk dimiliki Persib dalam lawatan mereka ke Stadion B.J. Habibie di Pare-Pare. Musim lalu, skuat Maung Bandung dicukur habis oleh PSM Makassar dengan skor telak 1-5. Situasinya juga hampir mirip, karena saat itu Persib datang hanya didampingi caretaker.
Saat itu Persib sebenarnya sudah menunjuk sosok Luis Milla sebagai pelatih sepeninggal Robert Rene Alberts. Namun Milla mendadak sakit sebelum laga dan posisi di tepi lapangan ditempati Budiman. Kini, kondisi nyaris sama tapi karena Milla mundur dan Yaya yang ditunjuk menjadi pelatih ad interim.
Dalam situasi yang hampir identik, Yaya menolak jika ada anggapan hasil miris serupa akan didapat. “Setiap momen tentunya ada perbedaan dan kita ga bisa bilang bahwa ada satu pertandingan musim lalu (kalah) dan banyak yang bilang ini deja vu,” ujarnya dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (21/7).
“Di musim lalu, Luis Milla sudah datang ke sini tapi karena kondisinya drop, kecapean akhirnya dia ga bisa mendampingi di pinggir lapangan. Sekarang coach Milla sama sekali ga datang ke sini,” ujar pria yang sebelum ditunjuk menjadi caretaker, menjabat sebagai pelatih fisik ini.
Dia juga sudah meminta pemain untuk melupakan hasil buruk tahun lalu. Kini Persib menatap ke depan untuk bisa meraih kemenangan di kandang PSM yang terkenal sulit dikalahkan tahun lalu. Kemenangan juga sangat penting didapat guna memutus paceklik di musim ini.
“Tapi tentu kita ga melihat musim lalu, kita melihat ke depan dan kita mempersiapkan untuk laga ke depan. Itu sudah jadi komitmen kita semua yang ada di dalam tim,” tegas Yaya Sunarya.
“Bahwa kita tidak akan terpengaruh dengan hal-hal seperti itu. Komitmen kita sebagai pemain profesional, pemain yang punya attitude, pemain yang punya sikap, tentunya itu menjadikan kita bisa makin lebih kuat,” tukasnya.
(Sumber : simamaung.com)












