Berita  

Program Rutilahu di Desa Babakansari Diduga Mark Up Harga Bahan Material

Majalengka || Corongkita.com – Program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) di Desa Babakansari Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka, yang anggarannya dikucurkan dari pemerintah pusat tahun 2026, sangat diapresiasi warga

Namun pada saat pekerjaan semua pembangunan pembelanjaan material sudah ada yang membelanjakan, anggaran yang diterima KPM sebesar Rp 17.500.000

“Bahan material yang diterima, Hebel satu kubik, semen 40 sak, besi 30 batang, pasir Satu dam truck. Yang saya heran dengan harga pasir mencapai 3 juta satu damtruknya. Pasir nya pasir Sangiang. Per KPM menerima 17,5 juta rupiah”, ujar salah satu penerima manfaat yang namanya tidak mau disebutkan.

Menindaklanjuti informasi yang dihimpun, awak media kemudian lakukan konfirmasi melalui sambungan telpon via whatsApp kepada Asep yang menurut informasi selaku ketua koordinator kabupaten. Rabu (20/5/2026)

“Waalaikumslm..
20 unit
Anggrn 20 jt
harga memkai harga kesepaktn antara penerima dan toko melalui pross PTT
D lksanakn d kntr desa”, ucap asep

Kemudian awak media konfirmasi perihal harga kesepakatan itu tawar menawar atau harga sudah di sodorkan oleh panitia atau ketua di program tersebut ? Kalau boleh tau ijin berapa harga pasir satu mobilnya ? Berapa kubik pasirnya dan darimana belinya ? Untuk kayu kaso berapa harga nya ? Kayunya jenis apa dan dimana toko bangunan nya ? Untuk besi memakai besi berapa dan berapa harganya? Untuk bata hebel make merk apa dan berapa ukuran nya serta berapa harga nya dan berapa kubik yang di beli ?

Asep menjawab, “nmnya sepakat itu y twr mnwr dn s sepakati” ungkapnya

Sampai berita ini di tayangkan, pihak redaksi akan terus berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak yang lain

(Iyan Herdiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *