Jakarta || Corongkita.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menyatakan, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus hub industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan timur Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Wamendagri Akhmad Wiyagus melalui keterangan resmi, Sabtu (9/5/2026).
Wamendagri menegaskan, strategi pengembangan Kendari dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni penguatan infrastruktur, perbaikan tata kelola pemerintahan, serta pengembangan ekonomi kreatif.
Menurutnya, kombinasi ini didukung oleh posisi Kendari sebagai gerbang logistik yang krusial bagi konektivitas di Sulawesi Tenggara. “Kota yang modern namun tetap menjaga akar budayanya. Kota yang ambisius secara ekonomi namun tetap inklusif secara sosial,” ujar Akhmad Wiyagus.
Selain aspek strategis, Wamendagri menyoroti indikator makroekonomi Kendari yang menunjukkan tren positif.
Kota tersebut mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16 persen, melampaui rata-rata nasional. Angka inflasi pun terpantau terkendali di level 2,96 persen, yang dinilai sebagai keberhasilan kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat.
Sektor pembangunan manusia juga menjadi keunggulan kompetitif. Kendari mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 86,36, angka yang menempatkan kota ini pada peringkat keenam secara nasional.
Capaian itu menunjukkan bahwa investasi pemerintah daerah pada sektor kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan mulai berdampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat.
Lebih lanjut, pembangunan di Kendari dinilai berhasil menyelaraskan modernitas dengan pelestarian budaya lokal.
Sinergi itu dianggap mampu meningkatkan daya tarik investasi serta memperluas jejaring kerja sama internasional bagi daerah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang jatuh pada Sabtu (9/5/2026).
Rangkaian seremoni peringatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan pusat untuk merefleksikan capaian serta merumuskan langkah transformasi ekonomi berkelanjutan bagi masa depan Kota Kendari.
(Sumber : infopublik.id)












