Sumedang || Corongkita.com – Dugaan adanya aktivitas pungutan liar (Pungli) di lingkungan sekolahan kembali mencuat. Berkedok suka rela dan kolaborasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.
Salah satunya diduga terjadi di SDN Ciboboko yang berada di Desa Mekarasih Kecamatan Jatigede Kabupaten Majalengka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu orang tua siswa mengatakan, seluruh siswa dipinta 350 ribu.
“Siswa dari kelas 1 sampe kelas 6 diminta membayar iuran sebesar 350 ribu rupiah dengan dalih untuk biaya ujian sama kesenian”, Ucapnya
“Kebijakan ini menuai keberatan dari sejumlah wali murid, mereka menilai tidak semua orang tua siswa memiliki kemampuan ekonomi yang sama”, ujar salah satu orang tua siswa yang namanya tidak mau disebutkan.
Saat dikonfirmasi awak media, oknum Kepala Sekolah SDN Ciboboko tidak menjawab, terkesan bungkam. Senin (20/04/2026)
Sedangkan ketua K3S Jatigede saat diminta tanggapannya menyampaikan, konfirmasi saja ke yang bersangkutan.
“Hapunten kaleresan pa ks na nj dilandong ka bandung nmb mangkat, mhn sanes waktos manaw. kin manawi pm tos damang,mudah”an enggal damang,nhn. mhn bp teu apal, kin wae ka nu bersangkutan. mhn kedah konfir hl ka ybs,kaleresan ks teu damang, nya antos wae hl, mhn pan nj teu damang, jantn teu nyepeng hp panginten”, ungkapnya
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2001, pelaku pungli (guru/kepala sekolah) dapat dipidana penjara minimal 4 tahun dan denda hingga Rp1 miliar.
(Iyan Herdiana)












