Majalengka || Corongkita.com – Kekerasan di tempat kerja, termasuk pemukulan, dapat terjadi pada siapa saja dapat memperburuk dan menekan produktivitas sehingga mempengaruhi kesejahteraan pekerja dan keluarga.
Kekerasan karyawan di tempat kerja kembali terjadi dan baru-baru ini dialami oleh Maman karyawan PT. MCCI yang berlokasi di Wilayah Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. Kekerasan yang terjadi dilakukan oleh teman atau rekan kerja nya dalam satu perusahaan.
Menurut informasi yang di dapat awak media, maman mengatakan, dengan adanya peristiwa pemukulan, kenapa pihak kantor diam saja. Waktu kejadian kan ada CCTV. Rabu (2/10)
“Awal mula kejadian saya lagi kerja bagian sip siang, masuk jam 14:00. Saya lagi kerja, tiba-tiba KI datang membuang puntung roko masih ada apinya ke hadapan saya, spontan saya kaget dan emosi, saya bertanya ke KI kenapa salah saya apa. Kemudian KI malah menghindar dan tidak minta maaf”, ujarnya.
Masih kata Maman, “setelah kejadian tersebut, kemudian datang HS memukuli saya dan tidak ada yang memisah karena dalam posisi bekerja. Pas kejadian pun KI ada ditempat malah pergi begitu saja. Saya mau di timpah 3 keramik sama HS, untung ada NN yang memisah. Setelah apa yang menimpa diri saya, kenapa pihak pabrik diam saja padahal pas kejadian ada CCTV. Saya diancam jangan bilang ke siapa-siapa, kalau bawel nanti dipukuli diluar pabrik dan akan dikeluarkan dari tempat kerja”, beber Maman
Beberapa awak media kemudian mendatangi PT.MCCI diterima oleh Jaja selaku HRD perusahaan. Kamis (4/10)
“Saya baru tahu sekarang karena tidak ada pelaporan sebelumnya, bukan kita ngebiarin atau apa karena memang tidak tahu. kalau maman nya ngasi tahu kita hari itu juga atau laporan ke kepala satpamnya, kita kan enak tidak lanjutnya seperti apa, bukan kita membiarkan”. Ucap HRD
“Kejadiannya kan malam ya, jadi tidak ada kepala bagian ada juga supervisor, nanti kita cari dulu siapa nih supervisornya, kan kejadiannya minggu kemarin. Disini supervisornya ada 3 orang kalau kepala bagian cuman pagi. kalau bagian yang di lab pak Yulianto sebagai kepala bagian yang bertanggung jawab”. Tegas Jaja
(igun)
(Gambar ilustrasi : doc.google)












