Majalengka || Corongkita.com – Kendaraan operasional motor Nmax warna hitam dengan nomor kendaran E 5991 U Desa Kertabasuki Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka, hilang dicuri saat parkir di rumah kediaman mertua Kepala Desa Kertabasuki, pada hari Jumat tanggal 3 mei 2024.
Saat ditemui awak media diruangan kerjanya, Arie Azhar selaku Kepala Desa Kertabasuki mengatakan, semoga pihak berwenang bisa membantu dan menanganinya. Senin (6/5)
“Kronoligis kejadiannya, sepeda motor tersebut sebelum hilang disimpan atau di parkir didalam garasi depan rumah kediaman mertua saya, sudah dikunci stang/ganda hanya pintu pagar di depan rumah tersebut tidak dikunci atau digembok”. Ucapnya
“Pelaku masuk ke dalam garasi depan halaman rumah tersebut, dengan membuka pintu pagar pembatasnya dan mengikat handle atau pegangan pintu yang terpasang pada daun pintu degan menggunakan seutas tali terbuat dari nilon warna hitam, selanjutnya mengambil satu unit motor milik Pemdes Kertabasuki, diduga menggunakan kunci astag atau leter T dan pelaku keluar dengan melalui jalan semula”. Ungkapnya
“Motor diparkir setelah menghalau beberapa pengguna motor yang tidak dikenal di area kertabasuki bersama 3 orang perangkat desa dan warga sekitar ada sekitar 7 motor yang sedang membongkar motor karena kami mencurigai 7 motor itu adalah pembalap liar yang sering berkeliaran di daerah kami”. Kata Kades Kertabasuki
Masih kata Arie Azhar, “saya sudah menginformasikan dan sudah bermusyawarah dengan BPD, RT, RW tokoh masyarakat terkait kehilangan motor tersebut. Atas kejadian tersebut saya sudah menginformasikan kepada pihak Kecamatan, serta sudah melaporkan kepada Polsek Maja, kemudian langsung olah TKP”. Bebernya
“Saya berharap kepada pihak yang berwenang bisa membantu, mudah-mudahan bisa kembali lagi, karena memang sangat dibutuhkan warga. Saya sudah meminta maaf kepada masyarakat atas keteledoran saya, mudah-mudah bisa memakluminya karena memang saya sedang bertugas”. Pungkas Kades Kertabasuki.
Menurut Camat Maja, Doni Fardiansyah mengatakan, “tentunya prihatin atas musibah tersebut dan menjadi pembelajaran bagi kita untuk tetap waspada dalam kamtibmas di wilayah”. Ungkapnya
(igun)












