Bojan Ketar-Ketir Hadapi Kecepatan Penyerang PSIS

Jatidiri || Corongkita.com – Bojan Hodak mewaspadai ketajaman PSIS yang menjadi lawan Persib di pekan ke-9. Dia mengatakan barisan depan Mahesa Jenar harus diantisipasi, apalagi pada laga sebelumnya juga Dewa United dibantai 4-1. Tim asuhan Gilbert Agius punya deretan pemain berbahaya yang tidak bisa dibiarkan leluasa bergerak.

Carlos Fortes, Taisei Marukawa serta Gali Freitas merupakan trio pemain asing dengan daya gedor mumpuni. Kecepatan mereka tentunya membunyikan alarm bahaya di pertahanan Persib. Tapi Bojan Hodak juga menyebut bahwa PSIS bukan tanpa kelemahan.

“Mengenai Semarang, mereka baru saja menang dan juga memiliki pemain yang bagus. Saya melihat sebelumnya pemain asal Jepang dan Portugal yang sebelumnya tak bisa tampil sekarang sudah kembali. Mereka memiliki kualitas dan mereka juga punya pemain yang cepat di sisi sayap, pemain dari Timor Leste,” kata Bojan di sesi jumpa pers jelang laga, Sabtu (19/8).

“Tentunya mereka sangat berbahaya, terutama dalam transisi ke menyerang jadi mereka bermain menunggu lalu melakukan serangan balik. Tetapi mereka juga tentunya memiliki kelemahan,” lanjut pelatih asal Kroasia tersebut.

Dari sisi psikologis juga diakui Bojan Hodak bahwa PSIS sedang percaya diri. Karena kemenangan di dua laga beruntun membuat moril terangkat. Namun Persib juga dikatakan olehnya punya bekal untuk menang tapi masaih bermasalah dengan penyelesaian akhir.

“Memang betul bahwa kemenangan yang didapat mereka membuat kepercayaan diri bertumbuh. Namun kami juga memperlihatkan kemajuan pada beberapa laga terakhir namun masih bermasalah dengan sentuhan akhir,” kata pelatih 52 tahun ini.

Dia pun meminta kepada pemain untuk lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dia laga ini, tim Maung Bandung juga tidak akan tampil dengan diperkuat duo David da Silva dan Ciro Alves. Karena itu, dirinya berharap pemain pengganti bisa unjuk gigi dan juga membuktikan pantas diandalkan di lini depan.

“Namun seperti yang pernah saya katakan, dari tiga laga terakhir kami bisa melakukan 45 tembakan namun sayangnya hanya dua yang menjadi gol. Itu hal yang saya ingin lihat di laga besok bahwa pemain sanggup mencetak gol dan ‘memaksa’ saya untuk memainkan lagi mereka di laga berikutnya,” tukasnya.

(Sumber : simamaung.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *