Pemdes Cijurey Telah Realisasikan Banprov Tahun 2023, Untuk Rehabilitasi Jalan Usaha Tani

Majalengka || Corongkita.com – Bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jabar memberikan bantuan ke seluruh desa di Jawa Barat untuk pembangunan infrastruktur. Bantuan keuangan operasional untuk meningkatkan kinerja aparatur, khususnya tingkat desa dan kelurahan. Dengan begitu, aparat desa dan kelurahan mampu mendukung pelayanan prima pada masyarakat dan peningkatan kualitas infrastruktur, terutama di tingkat desa dan kelurahan sebagai lini terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan prima kepada masyarakat.

Jumlah desa yang akan mendapat bantuan dana dari Gubernur Jabar cukup banyak, mencapai 5.321 desa.

Pemerintah Desa Cijurey Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka Jawa Barat, telah merealisasikan Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2023 untuk pekerjaan rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) yang berlolasi di Blok Cijurey, dengan nilai anggaran Rp 89.750.000

Tujuan dibangunnya pekerjaan rehabilitasi Jalan Usaha Tani (lapis penetrasi) di Blok Cijurey, untuk mempermudah aktivitas serta meningkatkan perekonomian warga Desa Cijurey.

Menurut Nana Salah satu warga blok Cijurey mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya pengerjaan jalan tersebut. Rabu (12/07/2022)

“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus, ini akan mempermudah warga untuk menjual hasil pertanian dan perkebunan”. Bebernya

Saat ditemui awak media diruangan kerjanya, Kepala Desa Cijurey, Yusuf Faisal G mengatakan, dibangunnya Jalan Usaha Tani tersebut merupakan keinginan warga yang sudah lama mendambakan akses yang baik, untuk mengangkut hasil tani. Rabu (12/07)

“Dibangunnya Jalan Usaha Tani tersebut merupakan keinginan warga yang sudah lama mendambakan akses yang baik untuk mengangkut hasil tani di wilayah ini, lebih dari itu sebetulnya saya ada rencana lain, kedepan jalan tersebut direncanakan menjadi jalan lingkar barat yang akan menghubungkan Blok Cijurey dengan Blok Cipinang kepuh, sehingga akses yang sekarang cuma satu-satunya yakni akses yang melalui alun-alun saja”. Ucapnya

“kedepan ada alternatif lain yang bisa di akses untuk memperlancar kegiatan masyarakat juga untuk menghidupkan wilayah bagian barat Desa Cijurey yang selama ini di anggap wilayah yang mati karena berada di ujung jalan, kini bisa menjadi aktif karena ada akses baru yang melewatinya”.Ungkapnya

“Lahan yang akan disiapkan menjadi jalan lingkar sudah siap, mudah-mudahan tahun depan sudah mulai di realisasikan. Tinggal kedepan saya berharap ada bantuan dari Pemda Kabupaten atau Provinsi untuk pembuatan jembatan penghubungnya karena tetap harus menyebrang sungai Cijurey yang lebarnya sungainya sekitar 30 meter”. Sambut Kades Yusuf

(igun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *