Jakarta || Corongkita.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat kepedulian sosial dan hubungan kelembagaan dengan masyarakat melalui momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyerahkan hewan kurban kepada Pondok Pesantren Attaqwa, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026).
Penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari rangkaian program sosial Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat serta lembaga pendidikan keagamaan.
“Bagi kami, kurban bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk memperkuat persaudaraan serta menghadirkan manfaat bagi sesama. Semoga semangat berbagi dan keikhlasan ini terus menumbuhkan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Nusron Wahid.
Prosesi penyerahan berlangsung di halaman Pondok Pesantren Attaqwa dan diterima langsung Ketua Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, M.A., disaksikan para santri, pengurus pondok pesantren, dan jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN.
Menurut Nusron Wahid, semangat Iduladha harus dimaknai lebih luas sebagai upaya membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dinilai penting untuk memperkuat kohesi sosial sekaligus mendukung pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan gotong royong dan empati sosial.
Ia menjelaskan, hewan kurban yang disalurkan berasal dari partisipasi keluarga besar Kementerian ATR/BPN, mulai dari Menteri, Wakil Menteri, pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama, hingga pegawai di lingkungan kementerian. Hewan kurban tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah pondok pesantren dan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Momentum penyaluran hewan kurban tahun ini juga bertepatan dengan peringatan milad ke-70 Pondok Pesantren Attaqwa. Menteri Nusron menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan menjaga nilai moral di tengah perkembangan zaman. “Semoga Pondok Pesantren Attaqwa senantiasa memberikan kemanfaatan bagi umat, mentransformasikan nilai-nilai budi pekerti, serta turut membangun peradaban Indonesia yang lebih baik dengan mengedepankan prinsip ketakwaan dan akhlakul karimah,” katanya.
Selain menyerahkan hewan kurban, Menteri ATR/Kepala BPN juga melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus pendiri Pondok Pesantren Attaqwa, almarhum KH. Noer Alie. Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tokoh ulama dan pejuang nasional yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjuangan bangsa dan pendidikan umat.
Kegiatan itu turut dihadiri Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang selaku Ketua Panitia Kurban Peringatan Iduladha 1447 H Farid Hidayat, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Penyaluran hewan kurban tersebut sejalan dengan penguatan nilai-nilai Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun harmoni sosial, memperkuat karakter bangsa, serta menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui momentum Iduladha, pemerintah mendorong penguatan hubungan antara negara, ulama, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang inklusif, berkeadaban, dan saling peduli di tengah dinamika pembangunan nasional.
(Sumber : infopublik.id)












