Majalengka || Corongkita.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Unit PPA Polres Majalengka mengadakan sosialisasi kepada para mahasiswa MA Daarul Uluum Majalengka. Kamis (28/8/2025).
Digelar di Aula Serbaguna MA Daarul Uluum Majalengka, para mahasiswa diberikan pengarahan terkait pencegahan, penanganan kekerasan seksual.
Menggandeng Kabid Perempuan dan Anak DP3AKB Kabupaten Majalengka Iwan Setiawan beserta Tim, Psikolog Forensik Ibu Meinq Shiamulaeli, Kepala Sekolah MA Daarul Uluum Ibu Ilisya P.Indrasari, para mahasiswa dibekali dengan peran DP3A dalam berbagai bidang. Salah satu layanan yang diberikan oleh DP3A adalah layanan korban kekerasan.
DP3AK memberikan berbagai pelayanan mulai dari pengaduan, penjangkauan, pendampingan, psikolog, bantuan hukum, rumah aman, hingga rujukan.
Sementara itu, Satgas Pencegahan, Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) bersama unit PPA Polres Majalengka bersama juga turut menjelaskan kepada mahasiswa terkait implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Undang-Undang terbaru ini dipandang perlu untuk dikomunikasikan secara massif karena memuat berbagai jenis tindak pidana kekerasan seksual serta hukum yang berlaku.
Kehadiran para Polwan disambut baik olehKepala sekolah dan para mahasiswa MA Daarul Uluum Majalengka.
Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto menyampaikan bahwa agenda Polwan goes to campus ini menunjukkan bahwa perempuan di Indonesia merupakan perempuan-perempuan yang hebat.
Dengan jumlah mahasiswa MA Daarul Uluum Majalengka yang hampir 70% perempuan, kedatangan Polwan dalam rangka Polwan goes to campus dirasa sangat tepat.
Polwan Senior Brigadir Apta sendiri menyampaikan bahwa acara sosialisasi ini merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT ke-77 Polwan.
Ini merupakan suatu program yang telah disusun oleh panitia HUT Polwan dan salah satu kegiatannya kita diwajibkan turun ke sekolah-sekolah dari tingkat SLTP hingga perguruan tinggi, tutur Brigadir Apta.
Karena kasus kekerasan seksual amat sangat banyak terjadi dan kejadian ini dipicu oleh lingkungan luar, maka kami berharap sosialisasi ini dapat membantu para mahasiswa agar dapat membentengi diri masing-masing dan agar kejadian ini tidak terjadi di lingkungan kampus, jelasnya.