Sumedang || Corongkita.com – Kepala Desa sebagai garda terdepan dalam mengimplementasikan kebijakan Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat tentu memiliki tanggungjawab serta resiko yang besar dalam menjalankan tugasnya, tak sedikit Kepala Desa yang bernasib tragis harus berurusan dengan hukum dan berakhir di hotel prodeo.
Seorang Kepala Desa dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi ketika menjabat, acap kali langsung harus berhadapan dengan persoalan-persoalan yang pelik, contohnya banyak Kepala Desa ketika mulai menjabat kerap diwarisi banyak masalah oleh pendahulunya seperti program yang belum tuntas sampai yang lebih tragis harus menanggung hutang yang belum terbayar.
Fenomena ini hampir terjadi disetiap daerah di Jawa Barat tak terkecuali di Kabupaten Sumedang, hal inilah yang memantik kepedulian H. Idang seorang pengusaha asal Subang, dirinya mengaku sangat prihatin melihat banyak Kepala Desa terjebak masalah yg diwariskan serta hanya punya solusi dengan ngutak Ngatik anggaran yg tidak disadari hal itu malah jadi bom waktu” ucap H. Idang saat berbincang dengan wartawan
“Saya punya mimpi dan harapan dapat merubah mindset Kepala Desa yang hanya bergantung kepada anggaran, saya berharap Kepala Desa mempunyai penghasilan melalui program yang saya sodorkan salah satunya dibidang Pertanian dan Peternakan, jngan berpikir modal darimna semua saya yang tanggung” tegasnya
Berbekal pengalaman sebagai salah satu distributor Aspal terbesar di Jawa Barat serta aktif diberbagai Organisasi kemasyarakatan serta memiliki koneksi yang kuat dan tentunya juga ditunjang kemampuan finansial yang mumpuni, dirinya mengaku dapat dengan mudah masuk ke Kabupaten Kabupaten yang ada di Jawa Barat, tercatat sudah 5 Kabupaten yang sudah bermitra dengan dirinya” sebutnya
Pria yang diketahui sebagai Ketua Umum LP2N RI ini menyebut strategi yang dilakukannya saat ini dengan ikut berpartisipasi sebagai pihak ketiga untuk Desa dalam pelaksanaan Sapras Banprov Tahun 2025, “alhmdulillah dengan strategi deposit ke Desa yg saya lakukan sudah banyak Desa-desa yang mau bekerjasama” jelasnya
“Kerjasama dibidang infrastruktur saya jadikan pembuka jalan, kedepan saya berharap program yang saya usung dapat diadopsi Desa sehingga dapat meningkatkan tarap hidup penghasilan Kepala Desa, Perangkat dan Masyarakat” pungkasnya.
(Red/ Her)












