Bandung || Corongkita.com – Persib Bandung memenangi pertandingan derbi melawan Persija Jakarta, 2-0, dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. Laga yang disebut-sebut sebagai salah satu derbi terbesar di Asia Tenggara ini digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, kabupaten Bandung.
Pertandingan ini berjalan cukup panas sehingga wasit Muhammad Nazmi asal Malaysia harus mengeluarkan banyak kartu kuning dan dua kartu merah. Adu mental terasa sekali pada duel dua klub bermaskot harimau ini. Maung Bandung berhasil pecundangi Macan Kemayoran dengan skor 2-0.
Babak Pertama, Persib langsung tampil menyerang sejak menit awal laga. Pasukan Maung Bandung terlihat bermain dengan motivasi lebih dalam laga melawan Persija Jakarta ini. Persib mendapatkan banyak sekali peluang di babak pertama ini, namun hanya satu yang mampu dikonversikan menjadi gol.
Pada menit ke empat, Persib mendapatkan peluang pertamanya dari sundulan Gustavo Franca lewat free kick, sayang bola masih melambung diatas mistar gawang Persija.
Memasuki menit ke 10, Persib mulai banyak mendapatkan peluang, tercatat ada tiga peluang emas yang diciptakan oleh Persib lewat tendangan gunting Del Pino pada menit 13 dan pada menit 16 lewat tendangan bebas yang masih mampu ditangkap kiper Persija. Semenit kemudian, giliran Marc Klok yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun ketiga peluang tersebut belum ada yang menemui sasaran.
Pada menit ke 23, bek kiri Persija Jakarta Firza Andika mendapatkan kartu kuning. Tampil spartan, pemain Persija ini justru tak mampu mengontrol emosinya hingga menit ke 27 diusir oleh wasit setelah tangannya jahil kepada Beckham Putra.
Persija yang tampil dengan sepuluh pemain pun mulai terlihat gugup, mereka acap kali melakukan kesalahan sendiri di lini belakang mereka. Hingga akhirnya pelatih mereka Carlos Pena mengorbankan gelandang serangnya Ryo Matsumura untuk memasukkan bek kiri Ilham Rio Fahmi pada menit ke 32.
Persib yang unggul jumlah pemain makin tampil di atas angin, Persib mendapatkan peluang beruntun dalam jangka waktu satu menit lewat Dimas Drajad. Hingga akhirnya pemain yang juga berstatus sebagai anggota TNI ini mampu menceploskan bola ke gawang Persija yang dikawal oleh Carlos Eduardo pada menit ke 37.
Skor ini berakhir hingga akhir babak pertama selesai. Persib pun unggul 1-0 pada babak pertama atas tamunya, Persija Jakarta. Persib juga bermain bersih pada babak pertama ini, mereka tak mendapatkan satu kartu kuning pun dari wasit Muhammad Nazmi asal Malaysia.
Babak Kedua, Persib langsung melakukan pergantian pemain sebelum laga babak kedua dimulai dengan menarik keluar Dedi Kusnandar yang mendapatkan sedikit masalah pada kakinya setelah terkena benturan keras dari pemain Persija Jakarta. Dado digantikan oleh pemain asal Kroasia, Mateo Kocijan.
Persija berusaha tampil menyerang sejak menit pertama babak kedua, nampaknya mereka ingin cepat-cepat menyamakan kedudukan. Namun, hingga memasuki menit ke 50 pertahanan Persib yang digalang oleh duet Nick Kuipers dan Gustavo Franca masih tampil solid sehingga Persija tak mampu berbicara banyak.
Pada menit ke 52, Persib secara tiba-tiba mendapatkan peluang emas lewat Ciro Alves, namun tendangannya masih mengenai tiang gawang Persija. Persija yang kaget karena serangan balik Persib, langsung tampil gugup hingga semenit kemudian Persib kembali mendapatkan peluang lewat Beckham yang tendangannya masih menyamping.
Menit ke 56, Persib kembali mendapatkan peluang lewat Marc Klok, namun lagi-lagi tendangannya mampu dimentahkan oleh kiper Persija. Pada menit ke 58, Persib mendapatkan dua kartu kuning beruntun setelah Beckham jahil kepada bek sayap Persija, kemudian Klok melakukan pelanggaran keras kepada Maciej Gajos.
Pelanggaran dari Klok ini kemudian di cek oleh VAR, wasit Nazmi asal Malaysia yang melihat tayangan ulang kejadian lewat VAR kemudian merevisi keputusannya dengan memberikan kartu merah kepada kapten tim Persib Bandung, Marc Anthony Klok. Pertandingan pun menjadi imbang dengan kedua tim sama-sama bermain dengan sepuluh pemain.
Merespon kartu merah ini, Bojan Hodak memasukkan Rachmat Irianto untuk menggantikan Beckham Putra. Selain karena strategi, Beckham juga memang tampak sudah mulai kelelahan pada laga ini.
Memasuki menit ke 70, Carlos Pena memasukkan dua pemain “kesayangan” bobotoh, Marco Simic dan Hanif Sjahbandi dengan menarik keluar Witan Sulaiman dan Reski Fandi. Persija tampaknya ingin bermain dengan dua penyerang untuk mengganggu duet bek tengah Persib yang solid di pertandingan ini.
Pada menit ke 74, giliran Kocijan yang diganjar kartu kuning. Di menit ini juga, Bojan memasukkan Mailson Lima dan Ryan Kurnia untuk menggantikan Ciro Alves dan sang pencetak gol Dimas Drajad. Dua menit setelahnya, pemain Persija yang baru masuk, Marco Simic diganjar kartu kuning oleh wasit.
Menit 78, Persija melakukan pergantian terakhirnya dengan memasukkan Raka Cahyana dan Raihan Hannan untuk menggantikan Riko Simanjuntak dan Ondrej Kudela.
Pergantian ini justu menciptakan lubang di lini pertahanan Persija yang langsung dihukum oleh Persib dengan gol dari Ryan Kurnia pada menit 83 lewat assist dari Tyronne Del Pino. Gol ini sangat bagus untuk menaikkan mental dari pemain asal Bogor tersebut karena dalam beberapa laga terakhir ia dikritik habis-habisan.
Pada menit ke 90, Persib kembali mendapatkan kartu kuning setelah Gustavo Franca melakukan profesional foul terhadap Hanif Sjahbandi. Karena pelanggaran ini, Persija Jakarta memiliki peluang emas lewat tendangan bebas namun Kevin Mendoza masih berhasil menepis bola.
Memasuki tambahan waktu, Persib memperkuat lini belakangnya dengan memasukkan pemain gaek, Victor Igbonefo untuk menggantikan sang pemberi assist pada gol kedua, Tyronne Del Pino. Ini menjadi pergantian terakhir Persib pada laga ini.
Di babak tambahan waktu yang berjalan 7 menit lebih Persib tetap tampil gemilang dengan menahan banyak serangan dari Persija. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tak berubah dan Persib pun mengunci kemenangan atas Persija, 2-0.
(Sumber : simamaung.com)












